­
Kenapa Kita Harus Menutup Aurat? - Never Give Up

Kenapa Kita Harus Menutup Aurat?

by - Oktober 11, 2024

Resume kajian bersama ustadzah Ishmah Billah AM. Beliau seorang content creator islamic sharing. Bisa di kepoin aja postingan beliau di akun pribadi Instagram nya, dengan nama yang sama. Dan mempunyai motto hidup "jadilah berguna bagi semua orang"

Photo by pinterest 
Pembukaan 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa ta'ala, yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul di Kajian online ini hari ini. Semoga dengan kehadiran kita di sini, kita dapat menambah ilmu dan mendapatkan keberkahan dari-Nya.

Shalawat bertangkai kan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita Baginda Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam yang selalu kita tunggu syafa'atnya di yaumul akhir. Aamiin Allahumma aamiin.

Terima kasih kepada jajaran admin dan para member yang telah memperoleh kan saya berbagi sedikit ilmu yang saya ketahui
Pada kesempatan kalo ini Ana akan menjelaskan sebuah materi Yang Berjudul "Kenapa Kita Harus Menutup Aurat?"

Sebelumnya kita harus paham konsep Menutup Aurat terlebih dahulu. Aurat adalah bagian tubuh yang wajib ditutupi dari pandangan orang lain yang bukan mahram. Batasan aurat bagi perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
Lalu Kenapa Kita Harus Menutup Aurat?
1. Kan Panas
2. Kan dibilang kayak ibu ibu
3. Kan nanti ketinggalan zaman
4. Dan Alasan Alasan lainnya

Alasan Mengapa Perempuan Wajib Menutup Aurat

1. Perintah Allah Subhanahu wa ta'ala:
Al-Qur'an: Allah Subhanahu wa ta'ala telah memerintahkan para wanita untuk menutup aurat dalam beberapa ayat, salah satunya adalah dalam surat Al-Ahzab ayat 59.

Hadits: Rasulullah shalallahu alaihi wasallam juga telah memberikan contoh dan tuntunan yang jelas mengenai cara berpakaian yang sesuai dengan syariat.

2. Menjaga Kehormatan Diri:
Identitas Muslimah: Menutup aurat adalah salah satu cara untuk menjaga identitas sebagai seorang muslimah yang baik.
Melindungi dari Pandangan Tidak Senonoh: Dengan menutup aurat, seorang wanita terhindar dari pandangan tidak senonoh yang dapat menimbulkan fitnah dan godaan.

3. Menghindari Fitnah:
Menjaga Hati: Menutup aurat dapat menjaga hati dari berbagai macam fitnah dan godaan yang dapat merusak iman.
Menjaga Ketentraman Masyarakat: Dengan menutup aurat, seorang wanita turut serta menciptakan lingkungan yang kondusif dan terhindar dari berbagai masalah sosial.

4. Menghargai Diri Sendiri:
Merasa Lebih Aman: Seorang wanita yang menutup aurat akan merasa lebih aman dan terlindungi dari berbagai macam bahaya.

Meningkatkan Harga Diri: Dengan menjaga penampilan sesuai syariat, seorang wanita akan merasa lebih percaya diri dan berharga.

5. Menjadi Teladan:
Masyarakat Sekitar: Seorang wanita yang menutup aurat akan menjadi contoh yang baik bagi orang-orang di sekitarnya, terutama bagi generasi muda.

Menyebarkan Kebaikan:Dengan berpakaian sesuai syariat, seorang wanita turut serta menyebarkan kebaikan dan nilai-nilai Islam.

Lalu apa Hikmahnya dari Kita menutup Aurat?

Mendapatkan Ridha Allah: Dengan melaksanakan perintah menutup aurat, seorang wanita akan mendapatkan pahala dan ridha dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ketenangan Hati: Menutup aurat memberikan ketenangan hati dan pikiran karena merasa telah melaksanakan perintah Allah Subhanahu wa ta'ala.

Kebahagiaan Dunia Akhirat: Kebahagiaan dunia akan dirasakan karena terhindar dari fitnah dan masalah, sedangkan kebahagiaan akhirat akan dirasakan dengan mendapatkan surga-Nya.

Menutup aurat bukanlah sekadar kewajiban agama, tetapi juga merupakan bentuk kasih sayang Allah Subhanahu wa ta'ala kepada para wanita. Dengan menutup aurat, kita tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga turut serta dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk selalu menutup aurat dengan baik dan benar. Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala senantiasa memberikan kita kekuatan dan hidayah untuk selalu istiqomah dalam menjalankan perintah-Nya.

Pertanyaan:

1. Assalamu'alaikum ustazah, saat kita buang hajat, masuk WC. Apakah harus menutup aurat juga?, Syukron ustzah.

Jawaban:

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, Bismillah Izin menjawab
tetap berusaha menutup aurat adalah bagian dari adab buang hajat
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ أَتَى الْغَائِطَ فَلْيَسْتَتِرْ
“Barang siapa mendatangi tempat buang air maka hendaklah dia mengambil satir (penutup).” (HR. Abu Dawud No. 32.)

Saat ini, sudah sangat umum orang-orang membangun tempat buang hajat yang tertutup, sehingga kewajiban menutup aurat saat buang hajat telah tertunaikan.

2. Assalamu'alaikum Ustadzah, izin bertanya. Dalam situasi darurat, apakah ada keringanan terkait aurat?. Syukron Ustadzah

Jawaban:

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, Bismillah izin menjawab
ada keringanan aurat dalam Islam saat darurat, yaitu membuka aurat di hadapan dokter saat berobat. Namun, keringanan ini hanya berlaku pada daerah yang sakit dan hanya jika tidak ada dokter perempuan yang bagus.

3. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadzah ana izin bertanya jika seorang perempuan menyapu di teras rumah tapi nda pakai hijab karena nda ada laki-laki disekitarnya tapi kemudian ada suaminya keponakan ibunya tiba-tiba keluar rumah dan melihat perempuan tersebut ndapakai hijab apakah dosa kalo nda sengaja? Syukron katsiran

Jawaban:

Walaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, bismillah izin menjawab. Kalau dari sisi nasab nya maka sudah bukan mahram kita ,sehingga patut dihindari dan dijaga aurat nya,tapi jika terlihat tanpa sengaja tidak apa apa tetapi perbanyak Istighfar.

4. Assalamu'alaikum Ustadzah, izin bertanya, jika kita keluar rumah, berada di perkarangan rumah, apakah boleh gak pakai kaos kaki ustzah?

Jawaban:

Walaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Bismillah Izin menjawab. Jika bisa memastikan tidak ada yang bukan mahram melihat kaki kita maka boleh boleh saja,tapi jika dikhawatirkan ada lelaki yang bukan mahram maka lebih baik dipakai saja. Mungkin itu yang bisa ana sampaikan

5. Assalaamu'alaikum ustzah,, izin nanya lagi hehe. Wanita tua yg sudah menopause dan tidak memiliki hasrat apakah boleh tidak menutup rambut?. Syukron ustzah

Jawaban:

Walaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Bismillah Izin menjawab. Dan para perempuan tua yang telah berhenti (dari haid dan mengandung) yang tidak ingin menikah (lagi), maka tidak ada dosa menanggalkan pakaian (luar) mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan; tetapi memelihara kehormatan adalah lebih baik bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui” (QS. An Nur: 60).

Terkait ayat ini, Ibnu Kasir dalam tafsirnya 10/272 menjelaskan,
“al-qawaid dalam ayat tersebut adalah para wanita yang sudah tidak haid lagi, serta mereka sudah tidak lagi menginginkan jimak, yaitu wanita yang sudah tidak lagi memiliki Hasrat untuk menikah”
Ringkasnya, maksud al-qawaid adalah wanita yang sudah menopause.

Kemudian ulama berbeda pendapat terkait maksud potongan ayat, “…tidak ada dosa baginya menanggalkan pakaiannya…”. Sebagian ulama mengatakan bahwa maksudnya adalah wanita yang sudah menopause dibolehkan untuk membuka khimar-nya (hijab dalam) sehingga terlihat rambut dan kepalanya.

“Wanita yang sudah tua dibolehkan bagi mereka untuk menampakkan wajah mereka. Karena mereka sudah aman dari perkara yang terlarang untuk mereka dan untuk orang lain. Dan juga dalam rangka menghilangkan kesulitan bagi mereka untuk menggunakan pakaian (yang lengkap)” (Taisir Karimirrahman, hal. 574).

Karena wanita yang sudah tua boleh menampakkan wajahnya maka, konsekuensinya para lelaki boleh melihat wajah mereka, Ibnu Muflih mengatakan dalam al-furu, “Boleh bagi laki-laki melihat wanita tua yang sudah tidak punya Hasrat lagi, apa-apa yang biasa terlihat darinya secara umum” (Al Furu, 30/294).

Kesimpulan yang bisa diambil, wanita yang sudah tua dengan kriteria yang sudah dijelaskan, boleh melepas hijab, akan tetapi meskipun ada kelonggaran untuk melepas hijab namun jika wanita yang sudah tua tetap berjilbab lengkap itu tetap lebih utama dan lebih terhormat, karena sifat kebolehan ini sebagai kelonggaran saja..

Wallahu a'lam bisshowab

Semoga bermanfaat, see you di postingan selanjutnya.

You May Also Like

0 comments